WISMA ARIFAH SASTRA UA
Kuliah bingung Rumah???
Oleh: Heny Ernawati ( Fak. Sastra UNAND )
Di Padang, khususnya di Universitas Andalas ini, banyak mahasiswa yang berasal dari luar daerah, kota, pulau atau bahkan dari luar negeri. Salah satunya saya sendiri yang berasal dari luar kota. Saya harus mencari tempat tinggal di padang ini selama masa kuliah. Akhirnya, pilihan saya jatuh untuk tinggal di wisma. Namun, kebanyakan dari teman-teman yang senasib, mereka lebih memilih tinggal di rumah kos-kosan. Disini saya memiliki pertimbangan tersendiri yang mungkin teman-teman belum ketahui. Jadi, semoga tulisan ini akan menambah pengetahuan dan menjadi pertimbangan lagi buat teman-teman dalam memilih tempat tinggal yang baik dan benar. Insya Allah.
Seperti yang kita ketahui, tidak semua mahasiswa di universitas itu dari kalangan berada, tetapi banyak juga dari kalangan yang ekonominya sedang-sedang saja atau bahkan kekurangan. Jadi, dalam memilih tempat tinggal haruslah yang harganya relatif lebih murah. Di kos, pembayarannya biasanya perbulan yang berkisar antara Rp150.000,00 hingga Rp300.000,00. Kalau Rp150.000,00 perbulan, maka pertahunnya itu sekitar Rp1800.000,00. Ini baru setahun, lalu berapa kalau bertahun-tahun selama kita kuliah? Belum lagi biaya makannya, yang kebanyakan juga membeli sambal diluar. Sedangkan diwisma, bayaran pertahun itu sekitar 6 juta sampai 12 juta, tergantung dari tipe dan berapa jumlah kamarnya. Kebetulan, diwisma saya ini ada 8 orang dengan harga 6 juta pertahun. Jadi perorangnya hanya membayar 750.000 untuk satu tahun. Kalau masalah makan juga lebih murah, lebih aman dan higienis, karena disini kita masak sendiri, dan agar hal ini tidak menyulitkan maka dibuatlah jadwal piket masak setiap harinya. Untuk dana masak perorangnya hanya membayar 100.000 perbulan dan sudah termasuk biaya listrik juga. Lebih efisien bangetkan??
Tadi hanya dari segi ekonomi, sekarang dari segi sitem informasi. Di wisma terdiri dari berbagai angkatan, informasi jadi lebih mudah kita peroleh baik dari para senior atau teman-teman sewisma. Karena kebanyakan dari mereka adalah orang aktif diberbagai keorganisasian di kampus. Sehingga lebih banyak informasi yang kita ketahui nantinya. Misalnya informasi mengenai beasiswa, kegiatan-kegiatan atau agenda yang akan diadakan di kampus, informasi tentang dosen, buku-buku kuliah, atau kesulitan dengan tugas-tugas dari dosen? kita juga bisa bertanya kepada para senior. Karena diwisma ini biasanya ditempati oleh mahasiswa-mahasiswa yang berasal dari fakultas yang sama. Dan waktu kita untuk bertanya juga bisa kapan saja, pagi, siang, sore, atau malam. Jadi kesempatan untuk mengomunikasikannya juga lebih banyak. sedangkan di kos, informasi lebih sulit untuk sampai kepada kita. Kalau kesulitan tugas, mungkin kita juga bisa bertanya kepada senior, tapi dengan waktu yang terbatas, karena biasanya cuma bertemu dikampus saja. Itu juga kalau bertemu, kalau tidak??
Selanjutnya dari segi yang tidak kalah penting, yaitu sistem kekeluargaan dan kasih sayang yang sangat terasa disini. Seperti sabda nabi Muhammad Saw yang isinya bahwa seseorang itu baru disebut saudaramu jika ia telah makan bersamamu, tidur bersamamu, dan melakukan perjalanan bersamamu. Tentunya ini ada diwisma. Dan rasa kekeluargaan yang benar-benar dirasakan itu misalnya, jika ada salah seorang teman yang sakit, ia akan merasa senang dengan banyaknya perhatian yang diberikan teman-teman, jika ada yang memiliki masalah pribadi atau masalah apapun kita bisa menceritakannya kepada teman yang lain, kalaupun tidak kita ceritakan, pasti juga akan ditanya kenapa begini begitunya, sehingga kita merasa beban itu bukan lagi beban pribadi tetapi menjadi beban bersama, dan yang paling membuat kita senang adalah jika salah seorang teman ada yang baru pulang dari kampung, pasti kita tidak akan lepas dari oleh-oleh yang dibawanya. Ini semua hanya bisa kita dapatkan diwisma. Kalau hanya di rumah kos, mungkinkah kita mendapatkan semua itu?? Karena lingkungan dikos itu terasa lebih individualis, walau pun kenal dengan tetangga sebelahnya, tapi tak sebegitu tahu.
So, begitu banyak hal yang bisa kita dapatkan diwisma ketimbang di kos-kosan. Begitu banyak kesan yang bisa kita rasakan bersama teman-teman dalam satu atap kekeluargaan, sehingga disinilah kita akan merasa menemukan keluarga baru dalam sebuah perjuangan bersama mengejar impian dengan ilmu dan sahabat. Jadi, you’re not alone to make it become true……
Padang, 30 Juni 2010
Komentar
Posting Komentar